Pendampingan Pemanfaatan Sampah Menjadi Loose Part Sebagai Media Pembelajaran Diferensiasi Anak Usia Dini

Authors

  • Nahdiyatul Ummah Universitas KH. Abdul Chalim, Indonesia Author
  • Mila Oviani Universitas KH. Abdul Chalim, Indonesia Author
  • Jihan Kusuma Wardhani Universitas KH. Abdul Chalim, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.65798/bpjcs.v1i1.25

Keywords:

Loose Part, Rubbish, Differentiated Learning, PAUD

Abstract

This study examines an educational mentoring program on utilizing waste as loose parts in differentiated learning for early childhood education at RA Miftakhul Hikmah Mojosari. The background of this study lies in the limited creativity of teachers in implementing differentiated learning, mainly due to restricted learning media. Additionally, inorganic waste is often directly transferred to waste banks without optimal utilization, despite its potential as an affordable and environmentally friendly educational resource. This mentoring program was conducted using a service-learning method with a direct service approach. Teachers actively implemented learning activities at RA Miftakhul Hikmah while receiving guidance from service-learning supervisors. The strategy consisted of three stages: preparation (including observation, interviews, curriculum material development, and learning strategy design), implementation (utilizing recycled materials as educational play tools), and evaluation (assessing the outcomes of the mentoring program). The results indicate that loose parts derived from plastic waste, bottles, cardboard, and bottle caps can be effectively used as constructive, sensory, and numeracy learning media. Children showed higher enthusiasm during learning activities, while teachers demonstrated increased creativity in designing differentiated instruction. In conclusion, the utilization of waste as loose parts is effective in improving learning quality and fostering environmental awareness among early childhood learners.

References

Afandi. A., et al. (2022). Metodologi Pengabdian Masyarakat, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama I.

Altifani. (2024). Tahapan kegiatan pengabdian berbasis Service Learning (Tabel Tahapan Persiapan, Pelaksanaan dan Umpan Balik). Jurnal Pengabdian Masyarakat Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah.

Aziz. A. (2012). Pembelajaran Diferensiasi. Surabaya: Imtiyaz.

Basri, H. (2018). Kemampuan Kognitif Dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Ilmu Sosial Bagi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan, 18(1), 1–9. https://doi.org/10.17509/jpp.v18i1.11054

Bujuri, D. A. (2018). Analisis Perkembangan Kognitif Anak Usia Dasar dan Implikasinya dalam Kegiatan Belajar Mengajar. LITERASI (Jurnal Ilmu Pendidikan), 9(1), 37. https://doi.org/10.21927/literasi.2018.9(1).37-50

Bujuri, D. A. (2018). Analisis Perkembangan Kognitif Anak Usia Dasar dan Implikasinya dalam Kegiatan Belajar Mengajar. LITERASI (Jurnal Ilmu Pendidikan), 9(1), 37-50.

Bukidz, D. P. (2022). Penerapan service learning dengan metode hybrid untuk mengembangkan motivasi kegiatan pembelajaran. Jurnal Sinergitas PKM & CSR, 6(3), 1-7.

Dewi. ,. Et al. (2023). Pengaruh Penggunaan Media Loose Parts terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7 (1), 267-282.

Istim, N., Hendratno, H., & Setyowati, S. (2022). Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Loose Part Bahan Plastik terhadap Perkembangan Bahasa dan Fisik Motorik pada Anak Usia 5-6 Tahun. Jurnal Basicedu, 6(5), 8572-8584. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i5.3793

Ismawaty, Q. (2023). Analisis Capaian Perkembangan KOGNITIF Pada Anak Usia Dini DI TKIT Nurul Falah Kota Batam. Miftahul Ulum, 1(1), 1-10. https://journal.iaimutanjungpinang.ac.id/junamu/article/view/53

Kasmiati, K. (2025). Optimalisasi Pendidikan Anak Usia Dini dalam Membangun Fondasi Karakter dan Kognitif Anak. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(5), 5458-5461.

Latief, S. (2020). Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai Pondasi Pembentukan Karakter dalam Era Revolusi 4.0 Dan Society 5.0: Teknik dan Keberlanjutan Pendidikan Karakter. Jurnal Literasiologi, 3(2). https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/article/view/92

Nur Istim & Hendratno, S. S. (2019). Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Loose part Bahan Plastik terhadap Perkembangan Bahasa dan Fisik Motorik pada Anak Usia 5-6 Tahun.

Pramanik., Media Belajar Inovatif: PKM dengan Konsep Service Learning (Laporan PKM, Deskripsi Tahapan Perencanaan-Pelaksanaan-Evaluasi)-Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan.

Rochman, C., et al. (2025). Pendampingan P5 Berbasis Service Learning. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma.

Supiyardi, S., et al. (2024). Pendidikan Karakter: Membangun Fondasi Moral dan Etika Melalui Pendidikan Anak Usia Dini. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 6(2), 76-87. https://doi.org/10.61227/arji.v6i2.164

Trikanawati, E., & Pane, A. (2023). Edukasi Cuci Tangan Berbasis Service Learning. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma

Zahra, A., & Harmawati, F. (2019). Meningkatkan Kemampuan Kognitif melalui Penerapan Metode Eksperimen Menggunakan Media Loose Parts pada Anak Kelompok B. Emphaty Cons: Journal of Guidance and Counseling, 1(2), 7–19. https://ejournal.ivet.ac.id/index.php/emp/article/view/1612

Zega, B. K., & Suprihati, W. (2021). Pengaruh Perkembangan Kognitif Pada Anak. Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen), 3(1), 17-24.

Downloads

Published

2025-06-01

How to Cite

Ummah, N., Oviani, M., & Wardhani, J. K. (2025). Pendampingan Pemanfaatan Sampah Menjadi Loose Part Sebagai Media Pembelajaran Diferensiasi Anak Usia Dini. Bale Pengabdian: Journal Of Community Service (BPJCS), 1(1), 11-20. https://doi.org/10.65798/bpjcs.v1i1.25